Feeds:
Posts
Comments

Ukuran Cover

Awal maret 2008,

12:00, salah satu fakultas univ islam di palembang yang sedang menempuh status akreditasi melalui pihak percetakan memberikan kepercayaan kepada saya untuk men-design semua cover buku pedoman fakultas tersebut, 24 design cover diminta selesai dalam satu hari, Konsep design, komponen, warna serta ukuran telah di tentukan,.

21:00, Pengerjaan di mulai hingga jam2 pagi, design selesai lebih cepat dari perkiraan, hingga saya masih punya sedikit waktu untuk beristirahat,.

08:30 , design di serahkan pada pihak percetakan, dibawa ke pihak univ sebelum pihak percetakan membayar design saya,.

11:30, sabtu, pihak percetakan menghubungi saya perihal approve design serta perubahan ukuran dari ukuran yang telah di tentukan. Change size saya pikir hal yang sederhana, group layer, free transform dengan hasil yang proporsional. file .psd masih saya simpan, file psd tidak saya simpan keseluruhan karena ukuran file yang cukup besar.

Tapi apa yang terjadi tidak semudah yang saya fikirkan, bentuk yang di hasilkan dari ukuran lebar dan tinggi sangat berbeda sehingga tidak memungkinkan untuk mengubah ukuran dengan hanya menggunakan transformasi,.

.,minimal saya harus menggeser beberapa komponen cover agar tercakup secara keseluruhan pada ukuran cover yang akan di ubah, pihak percetakan meminta agar perubahan ukuran selesai sebelum ashar,. sedangkan menggeser tiap komponen design cukup memakan waktu,.

tahap perubahan ukuran saya lakukan satu persatu,. target waktu tidak terpenuhi, menjelang maghrib design baru selesai,.

masalah baru muncul ketika komputer dimana saya mendesign saat ini tidak bisa melakukan burning, .bagaimana data dengan kapasitas sebesar ini bisa di bawa ke percetakan? lewat waktu ashar saja, rasa bersalah dalam diri besar nya bukan main, apalagi harus lewat waktu maghrib,.

mau sampai kapan pihak percetakan menunggu saya,.?

saat itu teman saya ada di ruangan kerja nya, dengan bantuan sharring data lewat jaringan local data di kirim untuk di burning di ruang kerja beliau, alhamdulillah sebelum adzan maghrib berkumandang design sudah dapat di cetak dan hasilnya sangat memuaskan.

pelajaran yang dapat saya ambil,

bersiap-siaplah terhadap kondisi yang paling buruk dalam menghadapi sebuah pekerjaan,

karena kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi di depan, dan selalu berusaha untuk mempersiapkan kondisi tersebut dengan perencanaan yang cukup baik untuk menghadapinya.

Minggu Pertama bulan ke dua th 08,.

kerja sama lepas waktu saya setujui dengan salah satu percetakan di palembang sebagai tenaga design grafis,.

awal kerja sama utk mendesign beberapa cover buku dg sistem design bayar,.

saya mendesign, penulis buku setuju, saya di bayar atau dengan kata lain design saya dibeli,.

design yang dijual tidak dapat saya publikasikan lagi atas nama saya, karena hak atas design tersebut adalah milik pembeli meskipun saya yang membuat design tersebut,.

kendala yg di hadapi dlm mendsign mulai dr keterbatasan waktu sampai inspirasi yg terbentur dengan hak cipta,.

gambar atau foto yang di dapat dari internet dan di jadikan komponen design untuk di cetak sebagai cover buku di khawatirkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

Lalu apa yang saya lakukan?

design dengan menggunakan tool yang ada, maksimalkan penggunaan semua tool dan fasilitas photoshop,. bukan mustahil menciptakan sebuah design yang baik tanpa menggunakan gambar,.

kalaupun menyertakan gambar, alangkah baiknya gambar yang di gunakan dalam sebuah design yang akan di publikasikan adalah benar2 milik pribadi agar tidak terkait masalah tentang hak dari gambar tersebut.